Monday, July 3, 2017

Rindu

Rindu
Itu menyiksa
Rindu
Indah jika berjumpa
Rindu
Apa itu rindu?
Kerupuk rindukah ??? 
Hahaha ngaco deh nih puisi 😋

Entah

Percakapan
Sore itu
Aku dan kamu
Perlebar jurang antara kita

Engkau yang mengerti banyak
Aku yang awam
Hadirkan sadar
Berbeda

Takut
Bisa jadi
Kuatir berlebih mungkin
Aku bukan terbaik untukmu

Sebanyak apa langkah mengiring
Aku selalu tertatih
Haruskah berhenti
Entah

Saturday, January 21, 2017

Aku tulis ini untuk kamu

Kulelah menulis sajak-sajak cinta
Bosan merangkai puisi-puisi patah hati

Bait-bait tentang mimpi tak berkesudahan
Provokasi atas nama keajaiban perasaan
Menyerukan kebencian untuk sebuah rasa kasihan
Ah, hal bodoh apa lagi yang aku pukirkan

Dan ini serius, aku muak pada semua aksara diotakku

Kamu... kamu... kamu... semua hanya kamu!

Aku ingin menulis tentangmu
Tapi aku hanya tahu kamu
Lantas apa yang bisa aku toreh
Jika semua aksara terkunci pada kamu?

Kita bisa saja menulis hal yang tak kita ketahui
Membubuhkan puja puji atau cacimaki
Menempelkan bayang-bayang atau angan-angan
Menggelar prediksi atau sekedar menghakimi

Aku bisa saja menulis kamu
Seperti coretanku dihari-hari yang lalu

Tunggu...
Atau mungkin aku hanya menulis aku
Lantas sembunyi dibalik semu kata kamu

Bolehkah puisiku berakhir dibait ini?
Kulelah menulis sajak-sajak cinta
Bosan merangkai puisi-puisi patah hati
Namun jika kelak semesta merestui
Kuharap aku bisa menulis kamu
Kamu yang sebenarnya kamu
Yang berpendar dalam bola mataku

Kutulis kamu tanpa aksara
Tanpa kata untuk terbaca siapa-siapa

Jika kelak semesta merestui
Kau akan membacanya
Bahkan tanpa harus membuka mata


Tuesday, December 27, 2016

Nasihat jiwaku

Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar mencintai semua orang yang membenciku,
Dan berteman dengan mereka yang memfitnahku.
Jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku bahwa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai, tetapi juga orang yang dicintai.
Sejak saat itu bagiku cinta ibarat jaring lelabah di antara dua bunga, dekat satu sama lain; Tapi kini dia menjadi suatu lingkaran cahaya di sekeliling matahari yang tiada berawal pun tiada berakhir, Melingkari semua yang ada, dan bertambah secara kekal.
Jiwaku menasihatiku dan mengajarku agar melihat kecantikan yang ada di sebalik bentuk dan warna.
Jiwaku memintaku untuk menatap semua yang buruk dengan tabah sampai nampaklah keelokannya.
Sesungguhnya sebelum jiwaku meminta dan menasihatiku, Aku melihat keindahan seperti titik api yang tergulung asap; tapi sekarang asap itu telah tersebar dan menghilang, dan aku hanya melihat api yang membakar.
Jiwaku menasihatiku dan memintaku untuk mendengar suara yang keluar bukan dari lidah maupun dari tenggorokan.
Sebelumnya aku hanya mendengar teriakan dan jeritan di telingaku yang bodoh dan sia-sia. Tapi sekarang aku belajar mendengar keheningan,Yang bergema dan melantunkan lagu dari zaman ke zaman.
Menyanyikan nada langit, dan menyingkap tabir rahsia keabadiaan..
Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar memuaskan kehausanku dengan meminum anggur yang tak dituangkan ke dalam cangkir-cangkir, Yang belum terangkat oleh tangan, dan tak tersentuh oleh bibir
Hingga hari itu kehausanku seperti nyala redup yang terkubur dalam abu.
Tertiup angin dingin dari musim-musim bunga;Tapi sekarang kerinduan menjadi cangkirku,Cinta menjadi anggurku, dan kesendirian adalah kebahagianku.
Jiwaku menasihatiku dan memintaku mencari yang tak dapat dilihat; Dan jiwaku menyingkapkan kepadaku bahwa apa yang kita sentuh adalah apa yang kita impikan.
Jiwaku mengatakan padaku dan mengundangku untuk menghirup harum tumbuhan yang tak memiliki akar, tangkai maupun bunga,dan yang tak pernah dapat dilihat mata.
Sebelum jiwaku menasihati, aku mencari bau harum dalam kebun-kebun, Dalam botol minyak wangi tumbuhan-tumbuhan dan bejana dupa; Tapi sekarang aku menyedari hanya pada dupa yang tak dibakar, Aku mencium udara lebih harum dari semua kebun-kebun di dunia ini dan semua angin di angkasa raya.
Jiwaku menasihatiku dan memintaku agar tidak merasa mulia kerana pujian
Dan agar tidak disusahkan oleh ketakutan kerana cacian.
Sampai hari ini aku berasa ragu akan nilai pekerjaanku; Tapi sekarang aku belajar; Bahwa pohon berbunga di musim bunga, dan berbuah di musim panas
Dan menggugurkan daun-daunnya di musim gugur untuk menjadi benar-benar telanjang di musim dingin.
Tanpa merasa mulia dan tanpa ketakutan atau tanpa rasa malu.
Jiwaku menasihatiku dan meyakinkanku
Bahwa aku tak lebih tinggi berbanding cebol ataupun tak lebih rendah berbanding raksasa.
Sebelumnya aku melihat manusia ada dua, Seorang yang lemah yang aku caci atau kukasihani, Dan seorang yang kuat yang kuikuti, maupun yang kulawan dalam pemberontakan.Tapi sekarang aku tahu bahwa aku bahkan dibentuk oleh tanah yang sama darimana semua manusia diciptakan.Bahwa unsur-unsurku adalah unsur-unsur mereka, dan pengembaraan mereka adalah juga milikku.
Bila mereka melanggar aku juga pelanggar, Dan bila mereka berbuat baik, maka aku juga bersama perbuatan baik mereka.
Bila mereka bangkit, aku juga bangkit bersama mereka; Bila mereka tinggal di belakang, aku juga menemani mereka.
Jiwaku menasihatiku dan memerintahku untuk melihat bahwa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku, Bahwa laguku tidak diciptakan dalam diriku; Kerana meski aku berjalan dengan cahaya, aku bukanlah cahaya, Dan meskipun aku bermain kecapi yang diikat kemas oleh dawai-dawaiku, Aku bukanlah pemain kecapi.
Jiwaku menasihatiku dan mengingatkanku untuk mengukur waktu dengan perkataan ini:
“Di sana ada hari semalam dan di sana ada hari esok.” Pada saat itu aku menganggap masa lampau sebuah zaman yang lenyap dan akan dilupakan, Dan masa depan kuanggap suatu masa yang tak bisa kucapai; Tapi kini aku terdidik perkara ini : Bahwa dalam keseluruhan waktu masa kini yang singkat, serta semua yang ada dalam waktu, Harus diraih sampai dapat.
Jiwaku menasihatiku, saudaraku, dan menerangiku.
Dan seringkali jiwamu menasihati dan menerangimu.
Kerana engkau seperti diriku, dan tak ada beza di antara kita.
Kusimpan apa yang kukatakan dalam diriku ini dalam kata-kata yang kudengar dalam heningku, Dan engkau jagalah apa yang ada di dalam dirimu, dan engkau adalah penjaga yang sama baiknya seperti yang kukatakan ini.
-kahlil gibran-

Monday, December 26, 2016

Sebagian wanita terlahir cantik, sementara sisanya mengagumkan. Bila benar begitu mungkin aku adalah tipe yang kedua. Aku tidak terlahir dengan paras ayu. Namun aku percaya, cinta dan kenyaman tidak mengenal paras. Dan aku yakin setiap hal diciptakan dengan kelebihan untuk menutupi kekurangan masing-masing.

Mas, mungkin nanti kau tertarik bukan dari fisikku. Mungkin dari keberanianku, tulisan-tulisan absurdku, suaraku, atau kebaikan hatiku. Tapi kupastikan, segala sesuatu yang ada dalam diriku akan melengkapimu. Bukan hanya sekedar ketulusan tapi ada sesuatu yang tak kau temukan di diri oranglain.
Ku akui kecantikan memang poin penting bagi seorang wanita. Suatu kebanggan bukan memiliki pasangan yang cantik ? Dan kau TIDAK AKAN temukan itu pada diriku. Tapi tenanglah, akan kubuktikan padamu betapa aku bisa lebih dari sekedar cantik. Sampai akhirnya kau rengkuh aku dalam pelukmu sambil berkata 'Aku Bangga Memilikimu'. Terkadang aku iri, kenapa Tuhan tak menciptakanku seperti mereka.
Karena mereka yang cantik banyak disanjung, banyak dicintai, banyak dibanggakan. Sementara aku selalu dinomor duakan bahkan sering sekali hanya bayangan saja. Maka mungkin kau akan sedilit kesulitan menemukanku dihamparan lautan manusia nantinya.

Mas, untuk membahagiakanku kau tak perlu membeli perhiasan mahal, membawaku kesalon kecantikan, membelikan aku baju-baju bermerk agar aku lebih terlihat cantik. Pada sadarnya aku sudah seperti ini dan aku lebih suka hal sederhana. Aku si wanita tidak cantik lebih suka diajak menghabiskan waktu bersama di hamparan rumput dan dibawah hamparan langit. Nanti bila kau diciptakan menua bersamaku kumohon jangan berkecil hati.
Tuhan menciptakanku bukan untuk membuatmu kecewa, tetapi bahagia. Ku usahakan bagaimanapun caranya. Mungkin aku tidak indah, tapi lihatlah sekali lagi saja, mungkin yang kau cari ada pada diriku.

Terimakasih telah memejamkan matamu untuk melihat kekuranganku dan terimakasih untukmu yang telah memilihku dan tanpa mempersalahkan paras ayu yang seharusnya dimiliki oleh seorang wanita tapi tidak dengan diriku....

Sunday, December 25, 2016

Manusia Dipersimpangan -Milli&Nathan-

Manusia di Persimpangan
Dia tidak tau harus kemana
ke kanan atau ke kiri
Dia tidak tau karena hanya sendirian
Tidak ada tempat bertanya
Daripada terdiam ,duduk menunggu kanan atau kiri, dia memilih untuk mundur ...
Mundur lebih baik baginya daripada berhenti berjalan
Berjalan mundur itu tidak bisa secepat berjalan maju
Jika terburu-buru dia bisa jatuh ...
Tetapi itu lebih baik daripada bertaruh pada jalan yang tak pasti di persimpangan
Saat ini dia membutuhkan seseorang untuk menuntunnya berjalan mundur ,agar ketika jatuh dia tidak merasa sendirian, ada tempat baginya untuk berbagi rasa sakit agar dapat berkurang dan ada tempat baginya untuk berbagi kebahagiaan supaya bisa berlipat ganda
Dia adalah manusia yang selalu bingung menentukan arah...
belok kanan belok kiri atau lurus saja...
Dia hanya tau dia harus terus berjalan tidak boleh berhenti...
Sampai di satu titik..
Ketika sebuah kebuntuan menghadangnya dari pada memilih berhenti...
Dia memilih untuk mundur lagi kebelakang..
Karena yang terpenting baginya adalah terus dan terus berjalan....
Dia adalah manusia yang selalu merasa melewati jalan yang asing....
Mencari entah apa...
Berlari entah untuk apa
Ratusan persimpangan di lewati lalu diabaikan..
Hingga kerinduan menjelma menjadi bayangan sepanjang jalan...
Ia terus berjalan tanpa tau kapan ia harus berhenti...
Seperti perahu tanpa tau harus berlabuh dimana...
Seperti kumbang yang tak pernah menemukan bunga...
Ia terus,, terus,, dan terus berjalan...

Monday, December 12, 2016

pendidikan Karakter




Pendidikan menurut bahasa merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara suatu tuntutan didalam tumbuh kembangnya anak-anak, maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat . Karakter menurut bahasa merupakan watak sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti dan tabiat yang dimiliki manusia. Sedangkan menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah system keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. Pendidikan karakter merupakan suatu penanaman nilai-nilai karakter dalam proses tumbuh kembang anak mulai dari balita hingga dewasa atau long life education. Penguatan pendidikan moral atau pendidikan karakter saat ini relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda. karena saat ini marak sekali kasus perkosaan dan pembunuhan tak hanya itu masih banyak kejahatan lainnya bahkan pelaku dan korbannya masih di bawah umur. Seperti kasus pemerkosaan yuyun, penyayatan di Yogyakarta, penembakan di Magelang, Pembunuhan seorang pekerja pabrik, korupsi, penganiayaan dan masih banyak lagi kasus yang lain. Yang akhir- akhir ini terjadi banyak kasus yang melibatkan anak dibawah umur. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai moral sejak dini.
Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal yaitu yang pertama Gen, salah satu faktor yang mempengeruhi pling besar dan tumbuh dan perkembangnya nak. Karena gen itu bawaan dari orang tua. Misalkan, orangtuanya berbadan tinggi, maka anaknya akan mewarisi pula badan yang tinggi seperti orangtuanya dan begitu sebaliknya. Yang kedua Ras,  mempengaruhi tumbuh kembang anak, misalkan pertumbuhan anak di Indonesia berbeda dengan tumbuh kembangnya anak Amerika. Lalu yang ketiga Jenis kelamin ,menentukan kecepatan pertumbuhan dan perkembangan. Anak laki-laki biasanya lebih lambat perkembanganya saat sebelum pubertas, tapi setelah pubertas anak laki-laki akan tumbuh sangat cepat dan mengungguli anak perempuan. Faktor eksternal meliputi lingkungan prenatal dan lingkungan postnatal. Lingkungan prenatal ialah lingkungan ketika masih dalam kandungan. Faktor prenatal ini yang berpengaruh yaitu saat ibu kondisi hamil, faktor mekanis, taksin atau zat kimia, gizinya terpenuhi atau tidak karena saat dalam kandungan itu menentukan pembentukan organ dan yang lainya.Lingkungan postnatal adalah lingkungan setelah kelahiran, atau semasa didunia. Lingkungan postnatal yaitu meliputi lingkungan social, pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak lahir berlangsung pada lingkungan social yang meliputi semua manusia yang berada pada lingkungan makhluk hidup itu. Interaksi antara individu dengan lingkungan social itulah yang memungkinkanya untuk melaksanakan tugas-tugas perkembanganya sehingga dapat mencapai keterampilan sesuai tingkat perkembanganya, disinilah peran lingkungan nampak, karena lingkungan diharapkan mampu memberikan stimulant agar anak dapat berkembang secara wajar, baik, dan lancar. Dalam pendidikam karakter faktor lingkungan yang menentukan karena karakter berhubungan dengan tingkah laku kepribadian dalam bersosialisasi.
Menurut Ki Hajar Dewantara tripusat pendidikan yaitu, alam keluarga, alam perguruan/sekolah, dan alam masyarakat. Yang pertama alam keluarga atau lingkungan keluarga merupakan pendidikan pertama bagi anak, karena kelurga sebagai sosialisasi primer. Dalam sosialisasi primer ini seorang individu sedang menjalani sebuah tahapa persiapan. Oleh karena itu, keluarga sangatlah penting dalam tumbuh kembang perilaku individu. Keluarga bisa menciptakan seseorng individu dengan peran social tertntu di masyarakat. Contoh sosialisasi primer dalam keluarga terjadi interaksi-interaksi pertama yang membentuk suatu kepribadian. Peran orang tua dalam hal ini sangatlah penting dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan. Pengaruh orangtua sangatlah penting karena sehari-hari anak bertemu dengan orangtuanya. Orangtua sebagai tauladan. Apalagi anak-anak yang masih belajar lewat meniru, setiap saat mereka mengamati, telinganya menyimak dan pikiranya mencerna apapun yang dilakukan orangtua, anak dapat tumbuh menjadi sosok yang sangat mirip dengan orangtua versi kecil. Pada usia 3tahun barulah anak meniru aspek yang berhubungan dengan sopan santun dan bahasa. Anak tidak paham apa yang dilakukan orangtua, mengapa bersikap baik atau buruk. Kalau orangtua berlaku baik maka anak akan baik juga, sebaliknya jika orangtua adalah orang yang berfikiran sempit dan penuh kebencian pada orang lain yang tidak sepaham, maka sikap negative inipun akan ditiru oleh anak dan menjadi dasar bagaiman ia memperlakukan sesama saat dewasa nanti.
Tripusat pendidikan yang kedua ialah alam sekolah, sekolah merupakan tempat untuk mendidik anak secara formal. Namun tidak hanya itu, sekolah sudah seharusnya menanamkan nilai-nilai dan mendidik anak tidak hanya dari segi akademis saja. Banyak prestasi yang sudah dicapai oleh anak namun dalam hal kecerdasan dan emosional anak masih jauh ketinggalan. Individu justru terbentuk menjadi manusia yang egois yang penting nilai tinggi dan ber[restasi tapi sosialnya nol. Padahal kalau kita mau mengkaji atau menganalisis, dalam setiap mata pelajaran dapat kita kaitkan dalam penanaman nilai karakter misalnya, di pelajaran Pkn ada seperti pancasila, apa itu harga diri, tentang berbangsa dan bernegara atau seperti di pelajaran ips kita diajarkan tentang masalah sosial, mungkin itu yang baik atau buruk dan dampak serta akibatnya, disitu dapat kita ketahui sesuatu yang merugikan orang lain dan kita sendiri, seharusnya kita dapat mengambil nilai-nilai dari setiap mata pelajaran. Kebiasaan yang dapat dilakukan misalkan dengan salam, sapa, senyum.
Tripusat pendidikan yang ketiga ialah alam masyarakat atau lingkungan. Lingkungan masyarakat juga mempengaruhi terhadap keberhasilan penanaman nila-nilai etika. Masyarakat disini ialah orangtua yang tidak dekat, tidak dikenal, tidak memiliki ikatan keluarga. Orang-orang inilah yang dapat memberikan contoh, mengajak, atau melarang anak dalam melakukan suatu perbuatan. Misalkan, bergotong royong seperti kerja bakti, menegur anak yang berbuat tidakbaik. Namun banyak orang yang tidak peduli dengan hal ini, mereka tidak merasa bertanggungjawab, menganggap perbbuatan itu hal yang biasa. Dalam lingkungan rumah misalnya, jika didekatnya banyak orang yang merokok sembarang dan tidak peduli dengan anak-anak disekitarnya, mereka juga bisa menirukn dan mencoba lalu menjadi perokok, namun bagi orang disekitarnya itu adalah hal yang wajar apalagi anak laki-laki jadi banyakyang dibiarkan begitu saja.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter sejak dini sngatlah penting, untuk tumbuh kembang anak dan untuk mengatasi minimnya moral saat ini. Tidak hanya dikeluarga saja tetapi juga sekolah dan masyarakat, semua lapian masyarakat harus sadar dan melakukan upaya dalam hal ini. saya selain menanamkan nilai moral ada baiknya diimbangi dengan agama (iman) dan akhlak yang baik, tentu peran orangtua dan sekolah juga masyarakat sangat diperlukan dalam pengawasan dan rasa tanggung jawab bahwasanya semua harus peduli akan hal ini, lebih baik jika setiap lapisan masyarakat sadar akan perlunya penanaman nilai moral dan agama agar bangsa kita dapat menjadi bangsa yang maju dalam bidang iptek namun tetap bermoral dan berakhlak mulia.

Sunday, December 11, 2016

Indonesia Darurat Moral


Tentang Darurat moral di Indonesia. Kenapa dikatakan darurat moral ? karena saat ini marak sekali kasus perkosaan dan pembunuhan tak hanya itu masih banyak kejahatan lainnya bahkan pelaku dan korbannya masih di bawah umur. Seperti kasus pemerkosaan yuyun, penyayatan di Yogyakarta, penembakan di Magelang, Pembunuhan seorang pekerja pabrik, dan masih banyak lagi kasus yang lain.
Indonesia bisa dinyatakan darurat moral, moral bangsa sudah tidak ada dayanya lagi. Bahkan idiologi pancasila pun sudah banyak yang lupa bahkan tidak mengerti ini sama saja kita mengkhianati para pejuang bangsa Indonesia yang sudah mati-matian berjuang untuk kita. Saya pernah mewawancarai beberapa masyarakat, mereka ada yang hafal dan paham , hafal tetapi tidak paham, ada yang tidak hafal apalagi paham dan ada juga yang tidak tahu apa idiologi dasar bangsa Indonesia. Realitanya akibat dari tidak adanya moral seperti kasus seperti Yuyun  yang saya lihat di kompastv beritanya sangat miris, fakta-fakta bermunculan yaitu, 6 dari si pemerkosa yuyun adalah anak dibawah umur, sebelum tertangkap polisi ternyata mereka terlibat dalam pencarian mayat sampai penguburan juga, tempat kejadianpun adalah tempat yang sinyal internetnya kuat, sebelum melakukan aksi keji mereka meminum alcohol sambil melihat video porno. Hal ini sangat memprihatinkan.. generasi muda sudah tidak ada kualitasnya, pengaruh iptek yang semakin pesat tapi tidak diimbangi dengan pembenteng diri menyebabkan mereka terjerumus kepada hal yang tidak baik. Indonesia punya idiologi pancasila yang bersifat fleksibel dan universal. Apabila masyarakat itu tahu dan paham apalagi mengamalkan pancasila niscaya bangsa ini akan tetap pada jalan yang baik. Agar genarasi muda tahu dan dapat pendidikan moral dalam setiap mata pelajaran seharusnya ada nilai pancasila, tidak hanya di pendidikan pancasila saja. Setiap mata pelajaran harus tersisip nilai-nilai moral. Misal pelajaran keterampilan berbahasa Indonesia lisan, Ada nilai etika, estetika, sopan santun.. mengapa demikian? Karena dalam keterampilan bahasa Indonesia lisan mengajarkan kita untuk berbahasa yang baik dan benar serta dapat komunikatif. Baik dalam berbicara yaitu tidak kasar dan semena-mena, estetika merupakan keindahan dalam berbahasa mungkin dari segi pemilihan kata atau apa dan nilai sopan santun karena kita berbicara secara baik dan benar, otomatis kita juga dapat berbicara dengan sopan. Begitu pula pada pelajaran lainya.. seperti di pelajaran ips kita diajarkan tentang masalah sosial, mungkin itu yang baik atau buruk dan dampak serta akibatnya, disitu dapat kita ketahui sesuatu yang merugikan orang lain dan kita sendiri, seharusnya kita dapat mengambil hikmah dari setiap mata pelajaran dan kejadian. Jadi, setiap pelajaran disekolah sebenarnya dapat kita kaitkan dengan nilai moral apabila kita menganalisanya.. Cara menanggulangi ini menurut saya selain menanamkan nilai moral dan nilai-nilai Pancasila, ada baiknya diimbangi dengan agama (iman) dan akhlak yang baik, tentu peran orangtua dan sekolah juga masyarakat sangat diperlukan dalam pengawasan. Namun tidak hanya kaum muda saja lebih baik jika setiap lapisan masyarakat sadar akan perlunya penanaman nilai moral dan agama agar bangsa kita dapat menjadi bangsa yang maju dalam bidang iptek namun tetap bermoral dan berakhlak mulia.
 Marilah kita sama-sama instropeksi diri dan membenahi diri agar kejadian-kejadian seperti ini bisa berkuranglah minimal atau bahkan bisa tidak terjadi lagi. Para orangtua harus dapat menjadi tauladan dan melakukan pengawasan begitupula di lingkungan sekolah serta di masyarakat. wasssalamualakum wr.wb

Sunday, November 20, 2016

entahlah


entah mengapa.. harus bagaimana? Tak ada satupun yang bisa mendengar.. meskipun  menangis dan teriak … oohhh.. aku lelah.. aku ingin dirumah sajalah..  aku ingin tidur saja.. aku ingin tidur dengan lelap.. aku ingin tidur sepanjang hari.. aku lelah.. aku ingin istirahat.. aku ingin istirahat dari semua ini.. apa ? apa ini sebuah keputus asaan? entahlahh.. tak ada yang mendegar dan tak ada yang tahu.. kecuali DIA...

Friday, December 18, 2015

Pengertian dan Sejarah Komputer



Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.
Generasi komputer
Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160 kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Generasi keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Generasi kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.